Customer Support



Account Pembayaran

Bank Mandiri

Bank  BRI

Cara Mencegah Kebakaran Kompor Gas

Bila terjadi kebakaran (tingkat awal) maka :

1. Segera padamkan dengan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) atau dengan cara sederhana menggunakan karung goni/Handuk tebal basah (untuk mengurangi panas)

2. Jangan mematikan atau menyalakan lampu listrik, bisa terjadi kebocoran karena gesekan listrik bisa membuat percikan api.

3. Jauhkan bahan-bahan yang mudah terbakar

Pada intinya, api bisa timbul karena 3 hal yaitu Bahan Bakar, Oksigen, dan Panas. maka lakukanlah pengendalian terhadap bahaya api dengan mengontrol ketiga elemen tersebut.
Inilah petunjuk praktisnya, dari makalah seminar yang dimuat sebuah blog:

Gas LPG : Solusi atau Ancaman ?

27 December 2009

Semakin hari kasus kebakaran di Indonesia semakin meningkat. Apabila kita menonton berita di TV setiap hari pasti ada berita kebakaran dimana-mana. penyebabnya antara lain ledakan tabung gas LPG atau hubungan pendek arus listrik. Contohnya di DKI Jakarta pada tahun 2009 hingga bulan november kemarin terjadi 785 kasus. (Jakartafire.org)

Salah satu penyebab nya yaitu gas LPG. Program konversi minyak tanah ke gas ini telah menjadi pertanyaan bagi sebagian masyarakat, program ini termasuk solusi atau ancaman?
Alasan pemerintah mengadakan program konversi yaitu :

1. Menghemat subsidi minyak sebesar 20 Trilyun/tahun jika program berhasil

2. Gas sulit dioplos dibandingkan minyak tanah

3. Gas lebih bersih daripada minyak tanah

4. Negara tetangga sudah menerapkannya (Malaysia & Thailand)

Namun sebagian masyarakat mengeluhkan banyaknya kasus kebakaran terjadi akibat bocornya tabung gas. Sebenernya perlu diketahui bahwa tabung gas LPG di las secara sempurna 100% sehingga tabung tidak akan mengalami kebocoran. Namun yang sebenarnya mengalami kebocoran di beberapa bagian yaitu :

1. Katup dalam keadaan terbuka (pada waktu tidak digunakan) atau katup sudah rusak

2. Saluran / pipa/ selang karet rusak, pecah, atau pemasangannya yang menuju ke regulator / kompor tidak dilakukan dengan baik

3. Regulator sudah rusak atau gelang karet pada valve rusak atau tidak ada gelang karet pada valve nya

4. Valve tidak dapat menutup (selalu terbuka)

5. Tabung penyok, berkarat, lewat batas akhir(expired)

Hal-hal tersebut bisa terjadi biasanya saat di distributor (yang nakal) maka dari itu tips nya adalah jangan lupa menimbang berat LPG (berat kosong 5 Kg berat netto 3 Kg jadi berat total 8 Kg). Tabung gas LPG 3 Kg sudah memenuhi standar safety SNI 19-1452-2001 sehingga tidak diragukan lagi keselamatannya.

Lalu Bagaimana memakai gas LPG yang aman ?

1. Kompor dan tabung gas di letakan pada tempat yang datar dan di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik

2. letakan tabung gas LPG sejauh mungkin dari kompor atau sumber api lainnya

3. Pasang regulator pada katup tabung LPG (posisi knob regulator mengarah kebawah).

4. Pastikan regulator tidak dapat terlepas dari katup tabung LPG (maka dari itu dijual beragam alat pengaman regulator denga rata-rata harganya Rp15.000)

5. periksa kemungkinan kebocoran gas dari tabung, kompor, selang, maupun regulatornya.apabila terjadi kebocoran akan tercium bau khas LPG yang menyengat seperti bau busuk

Banyaknya kasus kebakaran akibat gas LPG karena pengguna tidak mengetahui bahwa tabung gasnya bocor maka kenali Tanda-tanda kebocoran gas LPG :

1. Tercium bau gas LPG yang menyengat

2. Terdapat embunan pada tabung gas LPG, biasanya ada disekitar sambungan pengelasan tabung, neck ring, valve maupun sambungan pada foot ring

3. Terdapat bunyi mendesis pada regulator

Namun apabila yang namanya musibah sudah datang, bila terjadi kebakaran (tingkat awal) maka :

· Segera padamkan dengan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) atau dengan cara sederhana menggunakan karung goni/Handuk tebal basah (untuk mengurangi panas)

· Jangan mematikan atau menyalakan lampu listrik bisa terjadi kebocoran karena gesekan listrik bisa membuat percikan api.

· Jauhkan bahan-bahan yang mudah terbakar

Pada intinya, api bisa timbul karena 3 hal yaitu Bahan Bakar, Oksigen, dan Panas. maka lakukanlah pengendalian terhadap bahaya api dengan mengontrol ketiga elemen tersebut.

Refrensi :
Robiana Modjo, 2009

(materi ini disampaikan pada saat Seminar Pengembangan Kompetensi K3 FKM UI 2009 “Gas LPG Solusi atau Ancaman ?” yang diselenggarakan oleh BEM FKM UI 2009 dengan pembicara Ibu Robiana Modjo Dosen K3 FKM UI, Muthia Asifa K3 FKM UI, dan Bpk. Agus dari Pertamina. Moderator Ibu Yuni Kusminanti Dosen K3 FKM UI)

Sumber:http://forumkatiga2007.blogspot.com/2009/12/gas-lpg-solusi-atau-ancaman.html